Panen Maret 2024 Hasilkan 3,4 Juta Ton Beras, Tiga Provinsi di Jawa Pasok Separuh


Kamis, 2024-04-25


TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis 10 provinsi sebagai penghasil beras nasional dengan potensi luas panen yang cukup besar pada tahun 2024. Berdasarkan survei Kerangka Sampel Area (KSA), 10 provinsi ini memiliki potensi produksi beras nasional pada masa panen Maret 2024 hingga 3,54 juta ton.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah mengatakan kesepuluh provinsi ini adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Aceh, Lampung, Nusa Tenggara Barat dan Banten.

"Secara detail kabupaten kota dengan potensi produksi beras relatif besar pada Maret 2024 antara lain ada di Banyuasin, Lamongan, dan Grobogan," ujar Habibullah dalam konferensi pers virtual pada Jumat, 1 Maret 2024.

Habibullah mengatakan, produksi utama beras terdapat di wilayah Jawa Timur yang mencapai 840,94 ribu ton. Disusul Jawa Tengah sebanyak 819,03 ribu ton dan Jawa Barat sebesar 358,61 ribu ton. Potensi produksi beras di 3 Provinsi tersebut mencakup 57 persen dari total potensi produksi beras pada Maret 2024.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan Kementan akan terus memperkuat peningkatan luas lahan. Hal itu dilakukan melalui optimasi rawa di sejumlah daerah, serta melibatkan semua stakeholder guna menggenjot produksi di semua daerah.

Kementerian Pertanian juga sedang memantau panen raya padi yang diperkirakan akan terjadi pada Maret-April ini. Suwandi menuturkan pihaknya akan memperkuat pengawasan dan pengawalan bersama stakeholder agar produksi padi optimal.

Menurut dia, fokus pemerintah saat ini yakni meningkatkan produksi padi. Peningkatan produksi dilakukan melalui tiga strategi, yaitu meningkatkan perluasan areal tanam, peningkatan indeks pertanaman serta produktivitas.

"Peningkatan produksi padi melalui optimasi lahan rawa yang ada di sejumlah provinsi pun menjadi program prioritas," kata dia.

Reporter : Riani Sanusi Putri
Editor : Khairul anam
Sumber: Tempo.co

Berita Lainnya

Lewat ASAFF, Tunas Chemical Perkenalkan Inovasi Frensoil untuk Pertanian



Baznas Provinsi Jatim Siap Membantu Petani Gedangrowo Berinovasi



Jenis Pupuk untuk Gemburkan Tanah



Panen Raya Melon Alena dan Eksen di Desa Sidomukti Kembangbahu Lamongan



Petani Lamongan Temukan Cara Menggemburkan Kembali Tanah Tak Subur



Panen Maret 2024 Hasilkan 3,4 Juta Ton Beras, Tiga Provinsi di Jawa Pasok Separuh



Kementerian Pertanian Akselerasi Peningkatan Luas Tanam dan Produksi Padi dan Jagung 2024



Sektor Lain Turun, Ekspor Pertanian Januari 2024 Berhasil Naik



Panen Raya Melon Alena dan Eksen di Desa Sidomukti Kembangbahu Lamongan



Kementan Jalankan Akselerasi Peningkatan Luas Tanam serta Produksi Padi dan Jagung 2024 di Indonesia



Membuka Potensi Alam: Tingkatkan Hasil Panen Anda dengan Pupuk Organik Kami!



TIPS SUKSES DALAM BERTANI



Meningkatkan Keuntungan dan Kualitas Panen dengan Metode Pertanian Organik dan Pupuk Hayati



Petani Didorong Beralih ke Pupuk Organik: Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan



Efektivitas Pupuk Organik Cair untuk Pertumbuhan Tanaman Sawi



Solusi Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Kedelai



Meningkatkan Produktivitas Padi Melalui Pupuk Organik yang Efektif



Pengenalan Metode Kultur Jaringan dan Penerapannya oleh Petani



Mengatasi Kekeringan di Lahan Sawah dengan Pupuk Pembenah Tanah



Efektivitas Pupuk Organik vs. Anorganik pada Produksi Tanaman Cabai Keriting



Penelitian tentang Efektivitas Pupuk Organik Cair pada Produksi Padi Lokal



Pentingnya Menjaga dan Memperbaiki Kondisi Tanah untuk Keberlanjutan Pertanian



Urban Farming: Masa Depan Pertanian di Perkotaan



Urban Farming sebagai Solusi Mengatasi Krisis Pangan dan Ekologi Perkotaan



Transformasi Perkotaan: Dari Lahan Terbatas Menjadi Sumber Pangan Berkelanjutan